Kamis, 02 Januari 2014

Musim yang Basah

Di luar masih sangat basah rupanya.
Ah, aku lupa, musim memang sedang basah.
Juga, aku hampir lupa, Desember baru saja pergi, kupikir ini masih tahun yang sama.
2013.

Banyak,
Sungguh sangat banyak yang ingin kuceritakan di Desember.
Padamu, juga pada senja.
Belakangan, jarang aku melihat  senja.
Musim membawanya pergi. Mungkin juga kau.

Aku ingin melihat senja.
Tapi,
Aku tak ingin melihatmu.
Semoga juga kau.

Itu sebab senja selalu indah,
Lalu "kita"?

Rabu, 01 Januari 2014

Katanya, Beginilah "New Year Eve"

Dini hari 03.23

Masih ada bunyi dug-dug di luar sana, sepertinya tak jauh dari sini masih ada yang tengah melakukan ritual ajeb-ajeb. aku tak mengerti betul ritual itu, tapi anggap saja mereka tengah menggoyangkan seluruh badannya, melompat, dan bahkan lupa daratan, ada yang bertemankan alkohol di tangan kanannya, lalu asik menggeleng-gelengkan kepalanya. Seperti yang kulihat di anjungan pantai losari sekitar sejam yang lalu. Di kompleks kos-kosan seperti ini, entah sumber suara DJ seperti itu muncul dari pojok mana, yang kutahu suaranya masih sangat jelas. Ah, mereka lupa waktu dan tempat.

Aku sendiri tak mengerti mengapa akhirnya bisa kembali ke kamar kosan di pagi-pagi buta seperti ini. Ah mana ada perempuan berjilbab dan ber-rok sepertiku masih berada di luar sana sampai larut? Siapa yang mengira niatku untuk mengumpulkan tugas ke rumah dosenku akan berakhir di Losari? 

Selepas magrib, ku sms salah seorang temanku untuk mengantarkanku ke rumah dosenku sekedar mengumpulkan tugas yang tertinggal. Sebenarnya aku meniatkan untuk menitipkannya saja. Namun ia memintaku untuk ikut saja ke rumah bapak, katanya sedang ada acara makan-makan di sana. Bapak lagi open house untuk teman-teman yang sedang tidak pulang kampung. Entah dalam rangka tahun baru kah atau momennya saja yang kebetulan. 

Kamis, 12 Desember 2013

Wasiat Mahasiswa Tingkat Akhir

Dan saya merasa penting untuk menuliskan ini.
Anggap saja ini surat wasiat buat para mahasiswa tingkat akhir, yang mungkin juga wasiat buat diri saya sendiri.

Akan kuceritakan sedikit mengapa akhirnya menuliskan wasiat ini.
Beberapa hari lalu, kertas judul yang kuceritakan tempo hari sudah kembali ke empunya. Perkiraanku sedikit melenceng. Kupikir tidak ada judul yang akan menarik perhatianku. Ternyata "ada".
Judul yang kumaksudkan sebenarnya sudah kuberikan tanda centang, dan itu bisa diteliti dengan metode kualitatif. Dan memang itu yang kuharapkan. Itu artinya akan kukonsultasikan lagi pada dosen mata kuliah MPK.

Namun ada hal yang sesungguhnya membuat saya takut. Sudah kutargetkan untuk menyelesaikan studi pada bulan Maret 2014. Di satu sisi, penelitian yang kuinginkan adalah penelitian kualitatif yang memakan waktu sedikit lama dibandingkan penelitian kuantitatif. Akhirnya saya sedikit ragu dengan Maret. Sebenarnya mudah saja jika ingin penelitian yang pengerjaannya lebih cepat. Ambil saja penelitian kuantitatif. "Jangan susah kayak orang kampung" begitu versi Mimin ooo.