Kamis, 20 September 2012

Kenalkan Aku "Sahabat"



Jika seandainya Tuhan memberikan kesempatan untuk kembali ke masa lalu, maka aku tidak akan pernah memilih masa kecilku

Mungkin untuk kebanyakan orang di luar sana, masa kecil adalah masa indah yang selalu ingin dirasakan kembali. Bersekolah, Bermain, bersepeda, tertawa cekikikan, berlari, berlompat, bahkan menari bersama teman-teman. Menyenangkan. Sungguh menyenangkan. Tapi itu bagi kalian dan mereka. Tidak bagiku. Aku membenci masa kecilku.
Cerita ini bermula saat aku berumur tujuh tahun. Pekerjaan ayah membuat kami sekeluarga harus berpindah ke tempat ini. Ya, kami sekeluarga. Aku, ayah, dan ibu. Meninggalkan teman-temanku dan keluarga-keluarga lainnya. Tempat asing ini merenggut semuanya. Sepi.
Saat itu statusku adalah murid baru di kelas dua. Kuharap sekolah dan teman-temanku bisa membuatku bahagia. Ternyata tidak. Sekolah ini bahkan seperti neraka bagiku. Aku perempuan kecil yang kesepian. Kukira hal seperti ini hanya terjadi di film-film yang sering kutonton. Mereka semua tidak menyukaiku. Sejak awal menginjakkan kaki di sekolah, teman-temanku tak menganggapku bagian dari mereka. atau memang mereka tak pantas kusebut teman? Bukankah mereka tak pernah baik kepada? Aku membenci mereka. atau mungkin lebih tepatnya merekalah yang membenciku?
Sekali lagi, kelas ini neraka bagiku. Sudah setahun bersama mereka, tak ada satupun yang mau bermain denganku. Tak seorang pun. Bahkan di saat aku terjatuh, tak ada seorang pun yang datang menolongku. Saat menangis tak ada seorang pun yang menanyakan kenapa aku menangis. Aku ingin berlari dan berteriak. Tapi aku hanya perempuan kecil yang tak bisa apa-apa.