Senin, 25 April 2011

Surat untuk Tuhan

malam ini,
kucoba membuat sebait puisi,,,
SULIT,,,,
semakin kucoba semakin terasa sulit,,,
tak sepatah kata pun mampu kucipta,,,
KOSONG,,,,
tak terisi setetes pun,,,
tak secerca pun...
AKU MULAI JENUH....
kuletakkan kertas dan pulpenku..
aku beranjak meninggalkannya..
kini aku duduk di bawah sinar sang rembulan,,
mengamati indahnya, menatap sayu wajahnya,,,
sesaat kemudian, gemuruh dari langit memecah keheningan,
aku tau bulan ketakutan,
dicarinya awan untuk bersembunyi..
tak begitu lama,
aku kemudian merasakan rerintikan butir-butir kecil dari langit,,
basah,,,
semakin lama semakin membasahi tubuhku..
aku berlari,,,
kuraih kertas dan pulpenku,,,
lalu kutulis,,,
THANK YOU ALLAH...

Man jadda wajadda

Man jadda wajadda
Man sabara safhira

seperti dalam novel Ranah 3 Warna, karya Ahmad Fuadi, kedua mantra itulah yang senantiasa menguatkan dan memperkukuh semangat seorang Alif Fikri untuk menggenggam mimpinya ke Amerika,,, saya juga akan mencoba menerapkannya dalam catatan juang hidup saya. tak jauh beda dengan mimpi Alif, saya ingin keliling dunia, kalo Alif bisa, kenapa saya tidak bisa?? kalo Alif BISA, Isma juga PASTI BISA.

bagaimana ISMA 10 Tahun ke depan??
hmmmm,,,
" sudah punya perusahaan media cetak sendiri,
" sudah keliling dunia
" seorang novelis
" sudah naik haji dengan kedua orang tua
" sudah berkeluarga, suami soleh dan sayang istri
" SEMUA MIMPINYA sudah terwujud.....

AAAAMIIIIN.............
siapa pun yang baca tolong diaminkan..... :))

Haruskah Kukatakan “AKU BENCI”??


Ya Tuhan, sudah sering aku mendengar cemoohannya.
Tapi kali ini aku tak tahan
Biarlah kucurahkan semuanya lewat tulisan ini,
Mungkin hanya aku dan Tuhan yang tau.
Kalo seandainya dia pun merasa,
Mungkin itu memang seharusnya. Tapi jika TIDAK, biarlah ini menjadi rahasia kita berdua

Sejak lama aku tau, dia tak menyukaiku.
Kutau itu dari tatapan dan tiap untaian katanya untukku
Aku bahkan tak mengerti, mengapa sikapnya begitu dingin padaku
Atau mungkin ada rasa IRI dibenaknya?
Ah, tidak mungkin apa yang kupunya?
Apa kelebihanku?
Kurasa tidak karna IRI.
Hmmmm, mungkin aku pernah menyakitinya tanpa aku sadari...
TAPI.....
Hey,,,,
Selama ini selalu kucoba berhati-hati dalam berbuat dan berucap,
Kalopun ada, mungkin itu tanpa aku sengaja.

Bukan hanya sekali dua kali, tapi berkali-kali,
Kau bahkan menggores luka di depan banyak mata melihat ke arahku.
Tidakkah kau tahu aku MALU?
Tidakkah kau tau ucapmu itu MELUKAIKU?
Selalu aku coba melapangkan dadaku,
Kucoba menganggap itu hanyalah gurauanmu,

Tapi nyatanya tidak,
Kali ini aku tak tau apa yang membuatku tak bisa lagi berlapang,
Tak mungkin akulemah di hadapanmu, itu terlalu hina.
Tak mungkin aku menangis karnamu, terlalu berharga air mataku.

Tapi, haruskah kuucap “BENCI”??
Yah, tapi tidak dihadapanmu,
Bukan menyelesaikan masalah,
Malah ,menambah masalah.
SUDAHLAH,,,
Biar kuucap itu dalam hatiku,
“AKU BENCI”

Rabu, 20 April 2011

Sekilas Info


            Hari ini adalah hari pertama pra figur, sebagaimana postingan sebelumnya, hari ini sangat menyenangkan. Setidaknya ini tugas yang tidak kaku. Saya lebih suka mengerjakan hal seperti ini ketimbang berteori. Yah, hari ini semua wartawan pra figur 2011 beraksi. Sebut saja wartawan dari GREAT GROUPS. Hahaha
            Sekilas saya akan melaporkan apa yang saya dapat hari ini.
            Berbeda dengan hari-hari biasanya. Kali ini, pusat perbelanjaan dengan desain unik berbentuk lingkaran itu, seperti kehilangan nyawa. Dari seberang jalan sudah nampak bahwa dia sedang dirudung sepi. Semakin ke dalam ternyata semakin sepi. Akhirnya tim kami (Isma Ariyani, Yuniar Sakinah waliulu, Pratiwi Anggraeni, Muhammad Fadly Ali, Anissa rosana, dan Muhammad Akram) memutuskan untuk mengamati tempat-tempat tertentu saja. Dan sasaran kami adalah studio TO dan Graha Media. Dan akhirnya kami membagi diri menjadi dua kelompok. Kubu Kanan (Graha Media) ada Pratiwi, Yuniar, dan saya sendiri, kubu kiri (TO) ada Fadly, Anissa, dan Akram.
            Mengapa TO dan Graha Media??
            Karena menurut kami TO dan Graha Media adalah sasaran empuk kalangan pelajar dan mahasiswa.
 Terlebih dahulu kita simak laporan dari Graha Media
            Berada di lantai 3 MTOS, tentunya tidak akan lengkap bagi kaum pemudi pemudi ketika tidak menyempatkan diri untuk bercengkrama dengan buku-buku di Graha Media mengingat TO dan Graha yang letaknya bersebelahan. Sehabis nonton orang bisa menyempatkan diri untuk membaca sejenak, atau sebaliknya, setelah membaca atau membeli buku kemudian ke TO untuk menonton film. dan biasanya pelakunya dari kamu pelajar SMA dan mahasiswa. “ pengunjung yang datang kesini mulai dari anak-anak usia 12 tahun sampai 32 tahun, dan pengunjung terbanyak adalah dari kalangan pelajar SMA dan mahasiswa.” Begitu kata bapak Febrianto, supervisor Graha Media MTOS. Kebanyakan pengunjung membeli buku-buku pelajaran ketimbang buku bacaan biasa dan novel-novel. Selain buku pelajaran, buku-buku bernuansa agama juga paling banyak peminatnya. Terbukti dari 30-40 examplar dari masing-masing jenis buku, buku agamalah yang paling cepat terbabak habis.
            Memang selalu menyenangkan memilah-milah buku di tempat ini, selain jenis dan harganya yang beragam mulai dari 5ribu sampai dua jutaan, juga tersedia diskon 5 % untuk setiap buku dan 10% untuk yang memiliki member Card. Tapi ada juga pengunjung yang kurang menyukai belanja buku disini dan menjadikan Graha Media MTOS adalah pilihan terakhirnya. Terbukti mereka lebih memilih Gramedia ketimbang Graha Media. “saya biasanya di Gramedia, kalo di Graha Media skali-skali, yah hari ini mau jalan-jalan kesini aja skalian liat-liat buku. Di sini kurang lengkap,” begitu kata Wulan, seorang pelajar SMA kelas 2.
            Memang kalo dibandingkan dengan toko buku besar seperti Gramedia, Graha media memang lebih sepi. Apalagi hari ini sedang ada STOCK OPNAME.
“MAAF, KENYAMANAN ANDA
TERGANGGU , KAMI SEDANG
STOCK OPNAME”
            Tercengang melihat tulisan itu tertempel pada tirai hitam yang menutupi jalan ke  rak buku. Menurut salah seorang karyawan disana, Ternyata sudah banyak orang yang pulang karena merasa tidak leluasa mencari, dan buku yang ingin dicari pun masih terblokir. Memang Stock Opname itu rutin diadakan setiap tahun. Tujuannya untuk menghitung jumlah buku yang ada kemudian menyesuaikannya dengan data di komputer. Juga pemberian label untuk buku-buku yang tidak berlabel dan tercampur aduk, termasuk juga penyusunan kembali buku-buku yang ada hingga tertata dengan rapi sesuai dengan labelnya.
            Karena adanya aktifitas Stock Opname ini, pembeli yang sempat kami wawancarai hanya beberapa orang, namun setidaknya semuanya sudah mewakili.
Sekian laporan dari saya.
Tertanda :
ISMA ARIYANI J
YUNIAR SAKINAH WALIULU
PRATIWI ANGGRAENI
Laporan dari TO oleh rekan wartawan dari GREAT GROUP  :
MUHAMMAD FADLY ALI
ANISSA ROSANA
MUHAMMAD AKRAM
Selengkapnya dari TO bisa dilihat dari blog Fadly

Selasa, 19 April 2011

ada juga menunggu yg menyenangkan

hari yang menyenangkan.....

trima kasih ya Allah.... hhaa,,, hari pertama pra figur membuatku bahagia....
hehehehe.... meskipun agak boring juga karena lama nunggu, tapi something membuatku tertawa, tertawa karena bahagia, tertawa karena lucu, dan bisa jadi sepertinya saya tertawa karna sedikit tidak waras (efek nunggu kelamaan). huuuuuh, bagaimana tidak, katanya kita berangkat jam 9 ke TKP (MTOS). mana??
yang ada malah jam 9 lewat 6 jam,,,,, ampuuuuuun INDONESIA, INDONESIA.....
sungguh terlalu, tapi tak apalah setidaknya dalam jangka waktu 6 jam itu, sesuatu yang lama hilang aku temukan,,, semoga akan tetap seperti itu...... apakah itu???
biarlah itu nmenjadi rahasiaku dan Tuhan....

selain itu, saya juga bahagia karena hari ini benar-benar tidak membosankan, wawancara di GRAHA MEDIA ternyata menyenangkan, entahlah karena kebetulan yang saya wawancarai ramah-ramah, atau mungkin mereka suka diwawancarai sama saya. dan kemungkinan besar yang benar adalah alasan yang kedua...hahahahahah

Kamis, 14 April 2011

sehariaN Bersama FLP

minggu, 10 april..
tawa riang manusia-manusia cilik memenuhi telingaku...
berada di pinggiran laut seperti ini membuatku banyak belajar tentang hidup,,
sehari saja berada disini, jiwaku serasa tersentuh dengan atmosfer-atmosfer kehidupan pesisir.
jangankan sehari, sejam pun sudah cukup...
tidak salah lagi, hanya sejam aku berada di sini...
ini pertama kalinya aku menginjakkan kaki di pelabuhan paotere dan  di pasar pannampu. 
langkahku berawal dari pasar kecil ini, tepat dipinggir kanal kumuh yang juga menjadi pasar terapung.
tepat ketika fajar masih sepenggala, pasar ini nampaknya sangat ramai,,,,,
sebelumnya tak pernah terbayang bahwa tempat seperti ini yang kemudian aku dan anak-anak FLP kunjungi. sangat jauh dari dugaan, kupikir aku akan melihat tempat indah sejuk dipandang mata. nyatanya tidak. sepanjang jalan hanya sampah yang menghias di pelupuk mata. bau amis pun menyelimuti penciuman.
sekali lagi mataku membelalak mencari apa yang tak perlu dicari dan memang tak tau apa yang kucari....
aku tersadar, mengapa kemudian tempat ini disebut pasar? mengapa mereka tak sekalian memberi tempat ini nama TPA (Tempat Pembuangan Akhir). bisa kupastikan, kanal yang bersambung dengan laut ini telah dipenuhi oleh limbah, mulai dari sampah dari pasar, dan juga keberadaan pabrik yang tak jauh dari pelabuhan paotere ini. aku kemudian tak yakin bahwa ikan yang mereka makan itu tak tercemar oleh limbah.
satu hal yang kuingat betul dari pasar panumpu dekat pelabuhan paotere ini, kulihat seekor ayam di atas punggung seekor kambing... HEY, ini nyata... sebelumnya, sumpah tak pernah kulihat hal semacam inio. tak terbayang betapa ramah orang-orang disekitar sini. bahkan hewan mereka pun akur, seakur itukah? mereka yang berbeda spesies saja bisa seakur itu. bagaimana dengan kita, para manusia makhluk sempurna tiada dua.
selepas dari pasar, aku dan kawan-kawan melanjutkan hunting ke tempat pelelangan ikan.....
lagi-lagi yang kulihat adalah tumpukan sampah. satu kata "sampah" kupikir sudah sangat menggambarkan tempat ini betapa kumuh dan tidak sehat.

BERSAMBUNG

1 lagi

hari ini 14 april 2011, aku mendapat sms dari seorang temanku...
"alhamdulillah teman, qt lulus....."
membaca sms itu aku kemudian meloncat tak alang kepalang....
sumpah hari ini banyak sekali kejutan yang kudapatkan....Trima Kasih Ya Allah....
serasa tak percaya, malamnya aku kemudian membuka situs pengumuman itu,
hmmmmmm,,,, ternyata benar adanya. tak perlu pamer lomba apa, yang jelas ini berkat kedua saudaraku Ayu & Saqynah.....
takutnya kalo pamer malah kualat... masih tahap separuh jalan ko'..... ini masih dalam tahap pengusahaan dan pemaksimalan... tinggal minta bantuan dari berbagai pihak dan butuh usaha yang benar-benar maksimal.....
AYU , karna kau yang memulai, aku salut kawan, semangat yang tak pernah pudar semoga bisa kau tularkan kepada aku dan saqynah,,,,,

Hari pertama Diet ..hahahaha

hmmmmm.....
"isma gendut, isma gendut, isma gendut,"
huuuuuuuuh,,,, kalimat ini kerap kali kudengar dari mulut teman-temanku. maleeeees.

bukan satu atau dua orang saja yang mengejekku dengan kalimat seperti itu. padahal, kalo kuperhatikan bodiku, rasanya tak pantas saya diejek dengan kata-kata GENDUT.
bodi langsing seperti ini dibilang gendut, what??
tapi tetap saja aku shock dengan ejekan seperti itu.
setelah lama kuperhatikan diriku dicermin, ternyata yang gendut itu pipiku alias cubby.

karena sekarang aku sadar dengan maksud ejekan itu , artinya"isma pipinya gendut"
BUKAN "isma Gendut"..... tapi mereka sepertinya memang ingin membuatku marah dengan ejekan itu.
semakin lama kubiarkan, semakin sering aku mendengar ejekan itu dan rasanya kepalaku seperti mau pecah.
lalu kuputuskan untuk DIET. yang diet itu seharusnya Pipiku saja. hahaha, tapi itu tidak mungkin. niat diet itu ngga boleh stengah stengah. dan hari ini kuputuskan untuk melakukan diet pertamaku. mulai dengan LAri Pagi. dan makan nasi dengan kandungan karbohidrat dan lemak yang tidak terlalu banyak. selain itu, sehabis makan saya minum jeruk nipis.
sekian laporan hari ini. terima kasih

Senin, 11 April 2011

Penebar Inspirasi

ASPAR PATURUSI
siapa yang tidak kenal dengannya. .?
kemarin 10 april 2011, di usianya yang ke68 beliau meluncurkan buku terbarunya "BADIK". buku itu berisi antologi puisi. terdiri dari 270 judul puisi.
beberapa puisinya sempat dibacakan oleh dua anak perempuannya serta istrnya, bahkan beliau, istri, dan kedua anaknya membacakan puisinya bersama-sama. inspiratif, sungguh inspiratif keluarga paturusi ini.
kalimat yang sempat ku ingat dari temannya pada acara launching di Graha Pena itu,
"ASPAR PATURUSI, penjaga peradaban bugis Makassar"
tak diragukan lagi, menurut beberapa temannya yang hadir dan sempat bercerita mengatakan bahwa Aspar Paturusi memang cinta dengan Makassar dan meskipun beliau berada di jakarta, beliau tetap melestarikan bahasa Makassarnya.
bukan sebuah hal yang baru lagi ketika Aspar Paturusi kemudian meluncurkan buka terbarunya itu, memang sejak lama beliau ternyata adalah seorang penulis novel.
sekarang saya menemukan idola baru saya di dunis sastra, setelah mendengar beberapa karyanya, huuuuuuuuh di setiap barisan katanya pula saya merinding mendengarkan puisi-puisinya itu.
sayang, umurnya sudah sangat dekat dengan tanah. tapi semoga Allah menambahkan umur yang lebih panjang lagi pada beliau, dan ada lagi karya selanjutnya yang bisa dinikmati,,,